Apa Saja Cek Medis Saat Donor Organ

Saat Donor Organ

Berbuat mulia dan atau kebaikan banyak jalannya dan salah satunya adalah mendonorkan organ kita. Ternyata masih banyak orang orang yang mau dan berani mengambil keputusan berat ini untuk memberikan kesempatan hidup kepada orang lain. Di Indonesia sendiri mungkin istilah donor masih sebatas pada donor darah saja. Donor darah juga sebenarnya tidak kalah baik karena memang banyak orang orang di luar sana yang sangat membutuhkan pertolongan anda sekalian. Berbeda dengan donor darah, donor organ ini lebih beresiko. Jelas di tubuh manusia ini tidak ada organ tubuh yang tidak berguna. Kehilangan salah satu organ tubuh berarti kehidupan terancam berakhir. Namun nyatanya, masih banyak orang orang yang mau melakukan hal ini.

Donor organ ini ada yang dilakukan ketika maish hidup. Sebagai contoh adalah donor ginjal. seperti diketahui, kita manusia memiliki dua buah ginjal. sebenarnya juga bukan tanpa resiko, namun kehilangan satu ginjal manusia masih bisa hidup. Berbeda dengan organ organ lain yang jumlahnya hanya satu. Kehilangan salah satu organ tersebut berarti meninggal. Sebelum melakukan donor, ada banyak sekali tahapan tahapan yang harus dilalui oleh calon pendonor yang hobi poker. Yang pertama adalah tentu kesediaan mutlak dari pendonor itu sendiri. calon pendonor diharuskan mengisi surat atau formulir yang menyatakan dengan sadar jika mereka melakukannya untuk tujuan kebaikan. Pendonor tidak menerima bayaran, imbalan dan sebagainya.

Setelah mengisi formulir kesediaan mendonorkan organ tubuhnya kepada mereka yang membutuhkan, pendonor juga perlu melewati cek medis. Hal ini diperlukan agar organ tubuh dari pendonor benar benar aman untuk ditransplantasikan kepada penerima. Cek medis yang perlu dilalui adalah cek golongan darah dan jaringan. Ha ini dikarenakan akan lebih mudah melakukan transplantasi jika golongan darah dan tipe jaringan pendonor cocok dengan si penerima. Selain itu, juga perlu dilakukan cek medis terhadap riwayat penyakit dan bebas kanker, HIV, diabetes, ginjal, jantung. Semua ini perlu dilalui agar nantinya pendonoran yang dilakukan tidak sia sia dan bisa memberikan kesempatan hidup kepada orang lain.

Leave a Reply