Donor Organ Sebagai Asuransi Jiwa di Jerman

Donor Organ Sebagai Asuransi Jiwa di Jerman

Donor Organ Sebagai Asuransi Jiwa di Jerman – Mendonorkan bagian tubuh atau organ tubuh di Indonesia masih jarang terjadi. Masyarakat Indonesia lebih mengenal kata donor darah dibandingkan dengan donor organ. Tidak banyak orang yang ingin melakukan donor organ atau transpalasi organ ini. Padahal pada kenyataannya di dunia ini banyak sekali orang yang membutuhkan donor organ. Banyak kasus meninggal karena mereka tidak menemukan donot organ yang tepat.
Namun berbeda halnya dengan beberapa negara di dunia ini seperti di negara Jepang dan juga Jerman. Di negara mereka adanya sebuah formulir kartu donor organ bahkan ditawarkan sebagai sebuah paket asuransi. Dan inilah beberapa keunikan yang terjadi di negara lain.

1. Kisah Inspiratif Albayrak (Turki)
Albayrak yang berusia 23 tahun asal Turki telah memberikan sebuah inspirasi bagi banyak orang. Ia mendonorkan organnya kepada 2 orang perempuan asal Jerman yang menjadi sebuah korban kekerasan. Ternyata Sebelum meninggal dunia Albayrak telah mengisi sebuah formulir yang menyetujui bahwa ketika meninggal semua organ tubuhnya akan didonorkan. Karena kebaikannya ini juga telah menenangkan hubungan Jerman dan juga Turki yang waktu itu sedang tidak baik karena politik.

2. Warga Jerman Mempunyai Katau Organspendeausweiss
Di negara Jerman hampir sekitar 80% warganya berpikiran positif tentang donor organ ini. Dan dengan adanya respon positif dari masyarakat donor organ menjadi sebuah paket asuransi jiwa. Di Jerman kartu ini disebut dengan Organspendeausweiss. Dalam kartu tersebut berisikan beberapa pertanyaan Seperti kepada siapa donor organ akan diberikan dan setuju tidaknya bahwa setelah meninggal organ dapat diambil jika masih dapat ditransplantasikan.

3. Bank Organ di Dunia Yang Melakukan Transplantasi Beda Jaringan
Perkara mendonorkan organ atau tidak menjadi masalah pribadi pendonor. Namun jika berkaitan dengan cocok tidaknya organ yang didonorkan dengan calon yang mendapatkan akan bersangkutan dengan banyak orang termasuk di medis. Potensi setiap orang sama untuk mendonorkan organ-organnya. Namun tidak semua organ dapat menemukan sebuah kecocokan dimana organ tersebut dapat dimanfaatkan. Seperti contohnya donor kornea yang sudah diatur oleh lembaga khusus Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia atau disingkat menjadi Perdami. Dalam beberapa kasus ada sebuah bank yang berani melakukan transpalasi organ yang berbeda dan melakukan transpalasi organ yang berbeda jaringan. Jika anda ingin mengetahui Informasi lebih lanjut tentang transpalasi organ yang berbeda, anda bisa mengaksesnya melalui situs https://www.linuxiso.org.

Itulah beberapa keunikan yang terjadi di beberapa negara. Di Indonesia sendiri kasus jual beli organ masih marak terjadi. Ada baiknya pemerintah untuk lebih tegas akan hal ini. Karena jual-beli organ ini merupakan sebuah tindakan yang tidak layak.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!